🎉 Diskon hingga 15% semua kelas Sekolah Stata! Presale & Early Bird

Tutorial Visualisasi Data Population Pyramid Plot Menggunakan Aplikasi Stata

🔥 Jangan Lewatkan: Kelas Google Earth Engine Batch 8 🚀

Tanggal: 06 June 2026 | Investasi: Hanya 350k! 🌟

Gabung sekarang dan tingkatkan keterampilan Anda dengan praktisi terbaik! 📊💡

Daftar Sekarang đź”—
Research Talk #3 Optimizing Productive Waqf for Halal Tourism Development

Research Talk #3 Optimizing Productive Waqf for Halal Tourism Development

Gratis

Informasi Lengkap

[sitemap]

Tutorial Visualisasi Data Population Pyramid Plot Menggunakan Aplikasi Stata- Sebelum masuk ke inti tim st mau berguarau nih hha “

“Kenapa piramida penduduk selalu tampak lelah? Karena harus menopang berat penduduk yang semakin banyak!”, hehhe hanya becanda sobat jangan dibuat serius

Population Pyramid Plot adalah jenis visualisasi data yang digunakan untuk menunjukkan perbandingan jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin dan rentang usia. Bentuk grafiknya menyerupai piramida, dengan garis horizontal yang memisahkan jenis kelamin dan garis vertikal yang memisahkan rentang usia. Bagian atas piramida menunjukkan jumlah penduduk yang lebih tua, sementara bagian bawah menunjukkan jumlah penduduk yang lebih muda. Ini berguna untuk melihat tren demografi suatu negara atau wilayah.

Tutorial Visualisasi Data Population Pyramid Plot Menggunakan Aplikasi Stata

Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar

Akses Google Scholar

Kelebihan Population Pyramid Plot

  1. Mudah dipahami: Bentuk piramida yang digunakan dalam visualisasi ini membuatnya sangat intuitif dan mudah dipahami oleh orang yang tidak memiliki latar belakang demografi.
  2. Memperlihatkan tren demografi: Population Pyramid Plot dapat digunakan untuk melihat tren demografi suatu negara atau wilayah, seperti tingkat kelahiran, tingkat kematian, dan migrasi.
  3. Dapat digunakan untuk membandingkan: Population Pyramid Plot dapat digunakan untuk membandingkan data demografi dari beberapa negara atau wilayah dalam satu grafik.

Kekurangan Population Pyramid Plot

  1. Hanya menunjukkan data jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin dan rentang usia: Population Pyramid Plot tidak dapat menunjukkan data demografi lainnya seperti pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan.
  2. Menyederhanakan data demografi: Population Pyramid Plot menyederhanakan data demografi menjadi hanya jenis kelamin dan rentang usia, sehingga tidak dapat menunjukkan detail yang lebih spesifik.
  3. Tampilan yang kurang estetis: Population Pyramid Plot mungkin tidak seindah grafik lain yang digunakan untuk menampilkan data demografi.

Langkah-langkah Visualisasi data Population Pyramid Plot

Langkah-langkah yang dilakukan di sini adalah:

  1. Import data dari sumber eksternal dengan perintah “import delimited” dan membersihkan data dengan perintah “clear”
  2. Format data users dengan perintah “format”
  3. Mengubah data users dengan perintah “replace” untuk membuat bar penduduk yang sesuai dengan jenis kelamin
  4. Encode data stage dengan perintah “encode”
  5. Membuat label sumbu x dengan perintah “forvalues” dan “local”
  6. Menjalankan perintah “twoway” untuk membuat grafik piramida penduduk dengan memisahkan data berdasarkan jenis kelamin dan menambahkan beberapa opsi seperti judul, label sumbu, legend, dll.

sobat dapat menyesuaikan perintah ini sesuai dengan kebutuhan data dan analisis sobat. Namun, pastikan untuk memiliki data yang sesuai dengan kebutuhan analisis sobat. berikut adalah template codingan distatanya :

 import delimited "https://raw.githubusercontent.com/selva86/datasets/master/email_campaign_funnel.csv", clear 
 
 format users %20.0g
 replace users = round(users)
 replace users = -(users) if users < 0 & gender == "Female"
 replace users = -(users) if users > 0 & gender == "Male"
 
 encode stage, gen(stage_n)
 
 forvalues i = -15000000(5000000)15000000 {
  
  if `i' != 0 {
   local xlab "`xlab' `i' `"`=abs(`i')/1000000'm"'"  //Use of compound quotes to work with labels with absolute (abs) values
  }
  
  else {
   local xlab "`xlab' 0 `"0"'"
  }
 }
 
 * display `"`xlab'"'

 twoway  (bar users stage_n if gender == "Female", horizontal lwidth(0) barwidth(0.8)) ///
   (bar users stage_n if gender == "Male", horizontal lwidth(0) barwidth(0.8)) ///
   , ///
   yscale(noline) ///
   xlabel(`xlab', nogrid) ///
   ylabel(1(1)18, nogrid noticks valuelabel labsize(2)) ///
   ytitle("Stage") ///
   legend(order(1 "Female" 2 "Male") size(2)) ///
   title("{bf}Email Campaign Funnel", size(2.75)) ///
   scheme(white_tableau)

Kesimpulan

Demikian adalah tulisan tentang Tutorial Visualisasi Data Population Pyramid Plot Menggunakan Aplikasi Stata, sebleum saya tutup saya ada ungkapan menarik nih hehehe : “Kenapa piramida penduduk selalu tampak penuh? Karena selalu ada generasi baru yang masuk ke dalamnya”

Baca juga :

Reference

https://medium.com/the-stata-gallery/top-25-stata-visualizations-with-full-code-668b5df114b6

Scroll to Top