🎉 Diskon hingga 15% semua kelas Sekolah Stata! Presale & Early Bird

Tutorial Visualisasi Data Treemap Menggunakan Aplikasi Stata

🔥 Jangan Lewatkan: Kelas Google Earth Engine Batch 8 🚀

Tanggal: 06 June 2026 | Investasi: Hanya 350k! 🌟

Gabung sekarang dan tingkatkan keterampilan Anda dengan praktisi terbaik! 📊💡

Daftar Sekarang đź”—
Modul Pelatihan Desain Eksperimen Untuk Penelitian Ekonomi

Modul Pelatihan Desain Eksperimen Untuk Penelitian Ekonomi

Rp 100.000

Informasi Lengkap

[sitemap]

Tutorial Visualisasi Data Treemap Menggunakan Aplikasi Stata-Sepertii sebuah istilah “Jangan khawatir jika data Anda seperti hutan belantara, treemap akan membuatnya terlihat indah dan rapi seperti taman mini!” hahahaha.

treemap ? apa kah itu TreeMap adalah sebuah teknik visualisasi data yang digunakan untuk menyajikan data hierarki dalam bentuk peta pohon. Data hierarki ditampilkan dalam bentuk kotak-kotak berbeda ukuran yang mewakili elemen dari data yang lebih besar hingga yang lebih kecil. TreeMap dapat digunakan untuk mengeksplorasi struktur data dan menemukan pola yang mungkin tidak terlihat dengan metode visualisasi lain.

 

Kelebihan Visualisasi Data TreeMap

  1. Efisien dalam ruang: TreeMap dapat menampilkan data yang sangat besar dengan efisien dalam ruang, karena setiap kotak dalam peta pohon diukur dengan ukuran yang mencerminkan nilai dari elemen data.
  2. Memperlihatkan struktur data: TreeMap memungkinkan untuk memperlihatkan struktur data hierarki dengan jelas, sehingga memudahkan untuk mengeksplorasi dan memahami relasi antara elemen data.
  3. Memperlihatkan pola: TreeMap dapat digunakan untuk menemukan pola yang mungkin tidak terlihat dengan metode visualisasi lain, seperti distribusi ukuran atau warna dari kotak-kotak dalam peta pohon.

Kekurangan Visualisasi Data TreeMap

  1. Sulit untuk membaca detail: Karena TreeMap menampilkan data dalam bentuk kotak-kotak, maka sulit untuk membaca detail dari setiap elemen data, terutama jika kotak-kotak terlalu kecil.
  2. Sulit untuk membandingkan nilai: TreeMap tidak selalu memberikan cara yang baik untuk membandingkan nilai antar elemen data, karena ukuran kotak tidak selalu mencerminkan perbedaan nilai yang signifikan.
  3. Sulit untuk membaca relasi antar elemen data: TreeMap mungkin kurang efektif dalam menampilkan relasi antar elemen data yang tidak berada dalam hierarki yang sama.

Langkah-langkah Visualisasi data Treemap menggunakan Aplikasi stata

Untuk membuat visualisasi TreeMap menggunakan aplikasi Stata, Sobat dapat menggunakan perintah “treemap”. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar

Akses Google Scholar
  1. Bersihkan data dengan perintah “clear”
  2. Setting skema warna dengan perintah “set scheme white_tableau”
  3. kemudian lakukan perintah sebagai berikut:

clear
set scheme white_tableau
graph set window fontface "Arial Narrow"

use "https://github.com/asjadnaqvi/stata-treemap/blob/main/data/demo_r_pjangrp3_clean.dta?raw=true", clear

drop year
keep NUTS_ID y_TOT
drop if y_TOT==0

keep if length(NUTS_ID)==5

gen NUTS2 = substr(NUTS_ID, 1, 4)
gen NUTS1 = substr(NUTS_ID, 1, 3)
gen NUTS0 = substr(NUTS_ID, 1, 2)

ren NUTS_ID NUTS3 
treemap y_TOT, by(NUTS0) labsize(2.5) format(15.0fc) title("Population of European countries")

Bagaimana sobat sudah bisa kah ?

semoga kalian bisa mencoba ya, jika sobat berhasil kana keluar output gambar sebagai berikut:

Tutorial Visualisasi Data Treemap Menggunakan Aplikasi Stata

bagaimana sobat gambarnya cantik kah ?

Kesimpulan

demikian Tulisan singkat Tutorial Visulisasi Data Treemap Menggunakan Aplikasi Stata, ada pesan nih untuk sobat :

“Jangan lupa untuk mengepak data sobatku sebelum menampilkan dalam bentuk TreeMap, agar tidak terlihat seperti pohon yang tidak terurus.”

Baca juga :

Scroll to Top