🎉 Diskon hingga 15% semua kelas Sekolah Stata! Presale & Early Bird

Tutorial Visualisasi Data scatter plot dengan aplikasi Stata

Unlocking Python: Pengambilan Data Keuangan Time Series dari Web

Unlocking Python: Pengambilan Data Keuangan Time Series dari Web

0

Informasi Lengkap

[sitemap]

Tutorial Visualisasi Data scatter plot dengan aplikasi Stata-Scatter plot adalah visualisasi yang berguna untuk menampilkan hubungan antara dua variabel kontinu.

Visualisasi ini dapat membantu untuk mengidentifikasi tren dan pola dalam data, dan juga dapat digunakan untuk mendeteksi outlier. Beberapa kelebihan khusus dari penggunaan scatter plot termasuk:

  1. Scatter plot dapat menunjukkan hubungan yang jelas antara dua variabel, sehingga Anda dapat segera melihat bagaimana satu variabel terpengaruh oleh perubahan yang terjadi pada variabel lainnya.
  2. Mereka dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren dan pola dalam data, seperti tren naik atau turun.
  3. Scatter plot juga dapat digunakan untuk mendeteksi outlier, yaitu data yang sangat berbeda dari sisa data.
  4. Mereka mudah dipahami dan dimengerti, sehingga menjadi alat yang berguna untuk menyajikan data kepada audiens yang luas.
  5. Scatter plot sangat fleksibel dan dapat disesuaikan untuk menyoroti aspek khusus dari data, seperti kekuatan hubungan antara variabel atau distribusi data.
  6. Mereka dapat digunakan dengan dataset yang besar, karena dapat dengan efektif menampilkan banyak sekali data pada satu plot.

Untuk membuat scatter plot dengan aplikasi Stata, Anda bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar

Akses Google Scholar
  1. Buka aplikasi Stata dan masukkan data yang akan diolah ke dalam program. Anda bisa memasukkan data secara manual atau dengan mengimpor data dari file yang sudah ada.
  2. Setelah data terinput, gunakan perintah “summarize” untuk melihat statistik deskriptif dari data yang telah dimasukkan. Ini akan memberikan informasi tentang mean, median, kuartil, dan statistik lain yang berguna untuk menggambarkan data.
  3. Setelah mengetahui informasi statistik deskriptif tentang data, gunakan perintah “scatter” untuk membuat scatter plot. Dalam perintah ini, Anda perlu menentukan variabel yang akan digunakan sebagai sumbu x dan sumbu y.
  4. Tambahkan label sumbu x dan y dengan menggunakan perintah “xlabel” dan “ylabel”. Juga tambahkan judul plot dengan menggunakan perintah “title”.
  5. Jalankan perintah tersebut dengan menekan tombol “enter” atau dengan mengklik tombol “run” di toolbar. Ini akan membuat scatter plot sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.
  6. Jika diinginkan, Anda juga bisa menambahkan garis regresi dengan menggunakan perintah “regress” yang sesuai.
  7. Setelah scatter plot selesai dibuat, Anda bisa menyimpan plot tersebut dengan menggunakan perintah “save” atau dengan mengklik tombol “save” di toolbar.
  8. berikut adalah template codingannya dengan menggunakan aplikasi stata :

. generate drate = divorce / pop18p

. 
. 
. label var drate "Divorce rate"

. gr_example2 scatterwgt

-> preserve

-> sysuse census, clear
(1980 Census data by state)

-> gen drate = divorce / pop18p

-> label var drate "Divorce rate"

-> scatter drate medage [w=pop18p] if state!="Nevada", m(Oh) note("State data excluding Nevada" "Area of symbol proportional to state's population ag
> ed 18+")
(analytic weights assumed)
(analytic weights assumed)
(analytic weights assumed)

-> restore

Hasil codingan diatas akan menghasilkan gambar scatter yang indah seperti berikut ini:

Tutorial Visualisasi Data scatter plot dengan aplikasi Stata,

Demikian adalah tutorial singkat tentang cara membuat scatter plot dengan aplikasi Stata. Semoga bermanfaat!, jika belum jelas dapat langsung ke channel youtube kami dibawah ini :

Baca Juga :

Scroll to Top