🎉 Diskon hingga 15% semua kelas Sekolah Stata! Presale & Early Bird

Tool visualisasi data yang cuamik

Do file Indikator Variabel yang ada di Desa Menggunakan Data PODES tahun 2018

Do file Indikator Variabel yang ada di Desa Menggunakan Data PODES tahun 2018

Rp 250000

Informasi Lengkap

Tool Visualisasi Data yang Canggih

Dalam era modern seperti sekarang ini, mempresentasikan data hanya dengan menggunakan spreadsheet excel saja tentu akan kurang efektif dalam memberikan gambaran yang jelas. Oleh karena itu, kegiatan visualisasi data menjadi semakin penting dalam mengolah dan menganalisis data. Visualisasi data sendiri merupakan proses membuat representasi visual dari data yang dapat membantu praktisi data dalam memahami hasil analisis dan membantu keputusan yang tepat bagi para stakeholders.

Tak hanya praktisi data saja, hampir seluruh departemen di perusahaan kini secara aktif melakukan kegiatan visualisasi data. Hal ini dikarenakan, apabila data disajikan melalui elemen visual maka akan memudahkan tim untuk memahami insight dari data yang bisa ditindaklanjuti secara efektif. Terlepas dari IT maupun NON IT, sekarang sudah banyak tools visualisasi data yang ramah digunakan baik yang menggunakan coding maupun less coding. Berikut adalah empat tools visualisasi data untuk pemula yang dapat memudahkan mempresentasikan hasil analisa dari data.

1. Tableau

Salah satu tools visualisasi data yang sangat populer di bidang data yaitu Tableau. Tableau secara efisien mampu membuat visualisasi dan grafik dari kumpulan data besar yang terus berkembang. Pada tools ini, kita dapat menggunakan beberapa fitur menarik seperti scorecards, dashboard, queries, dan ad hoc analysis.

Dari sisi fungsi, Tableau bisa memvisualisasikan data tanpa memerlukan proses coding serta dapat mengimpor data dalam berbagai ukuran. Jika ingin menggunakan fitur-fitur lengkap Tableau, teman-teman harus merogoh kocek cukup banyak untuk mendapatkan lisensinya. Tetapi ada jalan alternatif lainnya, yaitu Tableau Public yang merupakan versi gratis dari Tableau namun tentu saja fitur-fiturnya tidak selengkap Tableau Desktop.

Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar

Akses Google Scholar

2. Plotly

Plotly merupakan tools visualisasi data yang bersifat open source, interaktif dan berbasis website serta menawarkan integrasi penuh dengan bahasa pemrograman seperti Matlab, Python dan R. Plotly dalam penggunaannya dapat mendukung berbagai jenis grafik visualisasi seperti diagram garis, scatter plot, bar charts, histogram, dan bentuk visualisasi data lainnya. Kemampuan yang dimiliki Plotly lainnya yaitu kemampuan hover yang dimana bisa mendeteksi outlier atau anomali dalam sejumlah besar titik data dan membantu kita menyesuaikan grafik yang lebih bermakna berdasarkan data.

3. Power BI

Tools yang satu ini juga tidak kalah populernya di bidang Data Science, Power BI merupakan sebuah software dari Microsoft yang digunakan untuk menganalisis, menggabungkan, serta membantu melakukan visualisasi data. Selain itu, Power BI menjadi tools visualisasi terlengkap yang mendukung segudang database backend termasuk Oracle, Google Analytics, Github, Adobe Analytics, SQL Server, dan bahkan Excel sekalipun. Dari segi keamanan, Power BI memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi dan tidak adanya persyaratan dukungan teknis khusus. Software ini bersifat gratis tetapi jika ingin menikmati lebih banyak fitur, Power BI memiliki beberapa opsi paket yang bisa dipilih seperti Power BI Pro dan Power BI Premium.

4. Looker Studio

Looker Studio atau sebelumnya dikenal dengan Google Studio, menjadi tools visualisasi data gratis yang mampu mengubah kumpulan data menjadi sebuah dashboard/laporan yang informatif, mudah dibaca dan disesuaikan dengan kebutuhan kita. Tools ini bersifat less coding sehingga kita bisa membuat visualisasi dengan melakukan drag & drop saja. Sama halnya dengan produk keluaran dari Google, data yang digunakan di Looker Studio secara real time sehingga jika data mengalami perubahan maka visualisasi akan mengikuti perubahan tersebut.

Penutup

Visualisasi data dalam dunia Data Science sudah menjadi proses yang penting, terlebih kini skill visualisasi data juga sudah menjadi syarat kualifikasi bekerja di industri ini. Adapun cara mempelajari tools visualisasi data yang populer ini seperti Looker Studio, DQLab sebagai salah satu community partner LivinginTelkom menawarkan program belajar LiveClass bersama praktisi data profesional dengan metode belajar secara daring dan dibuka untuk pemula sekalipun. Jadi, tunggu apa lagi? Segera pelajari dan gunakan tools visualisasi data yang canggih untuk membantu analisa data Anda!

FAQs:

1. Apa saja tools visualisasi data yang populer di bidang data science?
2. Bagaimana cara menggunakan Plotly dalam kegiatan visualisasi data?
3. Apa saja kelebihan Power BI dibandingkan dengan tools visualisasi data lainnya?
4. Bagaimana cara memilih tools visualisasi data yang tepat bagi perusahaan?
5. Apa saja persyaratan yang diperlukan untuk belajar tools visualisasi data dengan DQLab?

Leave a Comment

Scroll to Top