Depok, 19 Februari 2020 – Sebagai bagian dari komitmen Sekolah Stata dalam mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia melalui riset terkini, kami bangga mengumumkan hasil studi kolaboratif bersama Dosen Universitas Terbuka. Penelitian ini menyoroti pengaruh signifikan akses internet terhadap kemampuan kognitif masyarakat Indonesia.
Berdasarkan data longitudinal Indonesian Family Life Survey (IFLS), hasil riset menunjukkan bahwa rata-rata individu dengan akses internet memiliki skor kognitif 3.428 poin lebih tinggi dibandingkan tanpa akses. Metode Propensity Score Matching (PSM) digunakan untuk memastikan perbandingan yang valid antara kelompok tersebut.
Analisis juga mengungkap manfaat akses internet di berbagai jenjang pendidikan, baik di bawah maupun di atas tingkat SMA. Temuan ini mempertegas pentingnya teknologi digital dalam penguatan modal manusia dan membuka peluang pelatihan serta edukasi berbasis data yang lebih efektif.
Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar
Akses Google ScholarSekolah Stata berkomitmen menerapkan hasil riset ini dalam mendukung pelatihan dan pengembangan kompetensi praktisi data dan peneliti yang handal untuk menjawab tantangan pembangunan berbasis teknologi dan data di Indonesia.
Selain itu, di Sekolah Stata juga tersedia kelas IFLS (Indonesian Family Life Survey) yang menjadi salah satu kelas best seller. Kelas ini memberikan pemahaman mendalam tentang pengolahan dan analisis data survei longitudinal untuk memahami dinamika sosial ekonomi Indonesia. Banyak peserta merasa kelas IFLS sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan analisis data mereka yang relevan untuk riset dan kebijakan sosial.