Jakarta, 4 November 2025 – Komitmen Sekolah Stata dalam mendukung kebijakan berbasis bukti kembali diperkuat. Hari ini, Transdisciplinary Institute (TI), yang didukung oleh keahlian riset Sekolah Stata, melanjutkan Forum Group Discussion (FGD) strategis bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), memasuki hari kedua.
FGD lanjutan ini berfokus pada Program Makan Bergizi (MBG) di ekosistem pesantren, dengan tujuan mengintegrasikan temuan riset kausal TI (yang dipresentasikan sebelumnya) ke dalam kerangka kebijakan nasional yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Tim Inti Sekolah Stata Hadir Memperkuat
Dari pihak TI, hadir langsung dua pengajar dan peneliti inti Sekolah Stata, Muhammad Abdul Rohman, M.Sc., dan Nurfala Safitri, M.E. Kehadiran mereka memastikan bahwa kerangka pengukuran dampak dan temuan awal yang dihasilkan oleh TI terintegrasi dengan baik dalam perumusan rekomendasi kebijakan KNEKS.
Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar
Akses Google ScholarSinergi Lintas Institusi Kunci
Diskusi hari kedua diperkaya oleh kehadiran pakar dari dua institusi strategis, menegaskan pendekatan multi-disiplin dalam memecahkan masalah:
| Institusi | Narasumber | Fokus Kontribusi |
|---|---|---|
| Badan Gizi Nasional (BGN) | Prof. Dr. Ir. Sitti Aida Adha Taridala, M.Si. | Regulasi makanan bergizi dan pembangunan sistem pangan sehat berkelanjutan di pesantren. |
| Kementerian Keuangan | Dr. Bondi Arifin, Ph.D. | Aspek pembiayaan, model keberlanjutan program, dan dampak fiskal jangka panjang MBG. |
Impact Nyata Kolaborasi
Kolaborasi yang melibatkan BGN, Kementerian Keuangan, dan KNEKS—yang didukung oleh rigor riset dari TI—ini sangat vital. Tujuannya adalah mentransformasi MBG menjadi program yang tidak hanya menjamin gizi, tetapi juga menciptakan sistem pangan yang kuat dan berkelanjutan di lingkungan pesantren, serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.
Kehadiran aktif tim Sekolah Stata di forum kebijakan strategis seperti ini merupakan bukti bahwa ekosistem akademik kami secara konsisten menghasilkan insight yang relevan dan dibutuhkan oleh pengambil keputusan tingkat nasional.