🎉 Diskon hingga 15% semua kelas Sekolah Stata! Presale & Early Bird

Jenis-Jenis Model Penelitian Yang Digunakan Untuk Skripsi

🔥 Jangan Lewatkan: Kelas Google Earth Engine Batch 8 🚀

Tanggal: 06 June 2026 | Investasi: Hanya 350k! 🌟

Gabung sekarang dan tingkatkan keterampilan Anda dengan praktisi terbaik! 📊💡

Daftar Sekarang đź”—

[sitemap]

Jenis-Jenis Model Penelitian Yang Digunakan Untuk Skripsi-Model penelitian ada berbagai jenisnya dalam menyusun sebuah penelitian dan skripsi. Dengan adanya model penelitian ini, seorang peneliti bisa mendapatkan data secara ilmiah untuk mencapai tujuan tertentu.

Selain itu, model penelitian harus dijalankan secara sistematik, rasional dan empiris agar hasilnya lebih valid. Namun ada beberapa jenis model penelitian yang mempunyai prosedur dan ketentuannya masing-masing, apa saja?

Baca Juga: Metode Penelitian adalah Manfaat, dan Jenis-Jenis Metode Penelitian

Survey Data SDKI tahun 2022 dilakukan oleh BRIN

Jenis-jenis model penelitian

Ada beberapa jenis-jenis model penelitian yang sering digunakan di Indonesia, untuk lebih jelasnya yuk simak penjelasan secara detail sebagai berikut.

1. Model Penelitian Kuantitatif

Pada model penelitian kuantitatif data yang disajikan cenderung berbentuk angka dan diolah secara statistik. Data tersebut berguna untuk meneliti sebuah sampel dan populasi tertentu yang menggunakan alat ukur tertentu untuk membuktikan suatu hipotesis.

Ada dua metode yang biasa digunakan untuk meneliti sebuah hipotesis menggunakan model kuantitatif.

Metode Survey

Pada metode survey biasanya teknik pengumpulan datanya menggunakan pengamatan dari hasil wawancara atau kuesioner dan data biasanya digeneralisasikan.

Biasanya metode ini digunakan untuk mengetahui data pendapat, karakteristik, perilaku hubungan sebab akibat dan sebagainya terhadap suatu populasi tertentu untuk menguji sebuah hipotesis.

Metode Eksperimen

Metode eksperimen berguna untuk mengetahui sebuah pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen dengan menggunakan treatment dan alat ukur yang sudah divalidasi.

Pada metode eksperimen memungkinkan untuk menggunakan kelas kontrol agar mengetahui perbandingan dengan kelompok eksperimen.

2. Model Kualitatif

Pada model kualitatif biasanya digunakan dalam penelitian untuk mengamati objek alamiah dengan menggunakan instrumen yang valid.

Biasanya pengumpulan data menggunakan model ini dilakukan secara gabungan dengan menganalisis secara kualitatif sehingga  menghasilkan suatu data yang general.

Ada beberapa 4 jenis dalam model kualitatif

Artikel Blog Sekolah Stata di indeks Oleh Google Scholar

Akses Google Scholar

Etnografi

Pada penelitian etnografi biasanya melakukan penelitian terhadap suatu kelompok dan budaya yang berlaku. Data diambil dari kelompok tersebut secara apa adanya melalui observasi dan wawancara.

Studi Kasus

Penelitian studi kasus atau case study berguna untuk mengeksplorasi terhadap sebuah kejadian tertentu untuk diteliti lebih dalam. Pada penelitian ini harus mengharuskan mengumpulkan data secara detail dengan metode pengumpulan data sesuai dengan prosedur.

Studi dokumen

Berbeda dengan studi kasus yang meneliti sebuah kejadian secara langsung, pada studi dokumen subjek yang diteliti adalah sebuah dokumen.

Dokumen tersebut bisa saja buku, surat kabar, film, naskah dan lain-lain untuk nantinya dianalisis secara mendalam berdasarkan konteksnya.

Pengamatan Alami

Terakhir, ada metode pengamatan alami yang mengkaji sebuah latar belakang tertentu namun tidak untuk mengubahnya. Penelitian ini berguna untuk mengamati sebuah kelompok atau individu dalam berbagai situasi, contohnya meneliti sebuah perilaku sosial dalam masyarakat pesisir.

Namun pada pengambilan data tidak boleh diketahui oleh subjek penelitian sehingga  biasanya menggunakan kamera tersembunyi.

Baca Juga: Tips Menulis Skripsi untuk Mahasiswa Agar Lulus Cepat

3. Model Penelitian Kombinasi

Banyak peneliti yang bingung menggunakan kedua model kualitatif atau kuantitatif. Namun sebenarnya keduanya bisa dilakukan bersamaan sehingga tercipta model kombinasi.

Penelitian ini digunakan ketika sebuah objek tidak cukup akurat jika hanya mengandalkan penelitian kualitatif atau kuantitatif saja.

4. Model Deskriptif

Pada penelitian deskriptif berguna untuk menggambarkan sebuah fenomena yang akan diteliti. Dalam artian penelitian ini memfokuskan pada penjelasan objek yang sedang diteliti.

Namun pada penelitian deskriptif data perlu dianalisis secara mendalam dan spesifik dengan menghubungkan antar variabel yang terkait dalam objek tersebut.

5. Model Pengembangan (Litbang)

Pada model penelitian pengembangan ini berguna untuk menghasilkan, mengembangkan dan memvalidasi produk yang biasa digunakan dalam penelitian dalam dunia bisnis dan pendidikan.

Demikian penjelasan tentang jenis-jenis model penelitian. Semoga bermanfaat dan membantu anda dalam menyelesaikan tugas akhir atau penelitian.

Baca juga :

Scroll to Top